Evaluasi jaringan nirkabel 🖥️⌨️
B.Evaluasi Jaringan Nirkabel
Jika tanpa acces point, komputer memiliki yang memiliki adapter nirkabel dapat berkomunikasi langsung dengan komputer langsung dengan lainnya,dan hal ini dengan komputer lainnya,dan hal ini sama dengan hubungan komputer ke komputer(peer to peer)
dengan metode silang silang(cross over)
1. Jaringan Nirkabel
Jaringan nirkabel identik dengan teknologi yang menggunakan dua piranti untuk bertukar data tanpa media kabel. Data dipertukarkan melalui media gelombang cahaya tertentu (seperti teknologi infrared pada remote TV) atau gelombang radio (seperti bluetooth pada ponsel dan komputer) dengan frekuensi tertentu. Jaringan nirkabel biasanya menghubungkan satu sistem komputer dengan sistem yang lain dengan menggunakan beberapa macam media transmisi tanpa kabel, seperti gelombang radio, gelombang mikro, mau pun cahaya infrared.
2. Gelombang Radio
Gelombang radio identik dengan gelombang elektromagnetik yang disebarkan melalui antena. Gelombang radio memiliki frekuensi yang berbeda-beda sehingga memerlukan penyetelan frekuensi tertentu yang cocok pada Radio Receiver (Penerima Radio) untuk mendapatkan sinyal tersebut. Frekuensi Radio (RF) berkisar di antara 3 kHz sampai 300 GHz. Gelombang radio berperan sebagai media transmisi pada jaringan nirkabel. Radio adalah teknologi yang digunakan untuk pengiriman sinyal dengan cara modulasi dan radiasi elektromagnetik (gelombang elektromagnetik). Gelombang ini melintas dan merambat lewat udara dan bisa juga merambat lewat ruang angkasa yang hampa udara, karena gelombang ini tidak memerlukan medium pengangkut (seperti molekul udara)
Gelombang radio sebagai salah satu bentuk dari radiasi elektromagnetik yang terbentuk ketika objek bermuatan listrik dimodulasi (dinaikkan frekuensinya) pada frekuensi yang terdapat dalam frekuensi gelombang radio (RF) dalam suatu spektrum elektromagnetik dan radiasi elektromagnetiknya bergerak secara osilasi elektrik mau pun magnetik. Gelombang radio di kelompokkan menurut panjang gelombang atau frekuensinya. Jika panjang gelombang tinggi, maka pasti frekuensinya rendah atau sebaliknya. Frekuensi gelombang radio mulaai dari 30 kHz keatas dan di kelompokkan berdasarkan lebar frekuensinya
3. Polarisasi
Polarisasi antena didefinisikan sebagai arah vektor medan listrik yang diradiasikan oleh antena pada arah propagasi. Jika jalur dari vektor medan listrik maju dan kembali pada suatu garis lurus dikatakan berpolarisasi linier. sebagai contoh medan listrik dari dipole ideal. Jika vektor medan listik konstan dalam panjang tetapi berputar disekitar jalur lingkaran, dikatakan berpolarisasi lingkaran. Sebuah antena dapat memancarkan energi dengan polarisasi yang tidak diinginkan, yang disebut polarisasi silang (cross polarized). Polarisasi silang ini menimbulkan side lobe yang mengurangi gain. Untuk antena polarisasi linier, polarisasi silang tegak lurus dengan polarisasi yang diinginkan dan untuk antena polarisasi lingkaran, polarisasi silang berlawanan dengan arah perputarannya yang diinginkan. Ini biasa yang disebut dengan deviasi dari polarisasi lingkaran sempurna, yang mengakibatkan polarisasinya berubah menjadi polarisasi ellips. Pada umumnya karakteristik polarisasi sebuah antena relatif konstan pada main lobe. Tetapi polarisasi beberapa minor lobe berbeda jauh dengan polarisasi main lobe. Dalam teknik antena, terdapat dua macam polarisasi, yaitu vertikal dan horizontal. Antarantena pemancar dan penerima, sebaiknya digunakan polarisasi yang sama berkaitan dengan bagaimana cara pemasangan kedua antena.
4.Spektrum Elektromagnetik
Spektrum gelombang elektromagnetik identik dengan susunan semua elombang elektromagnetik berdasarkan panjang gelombang dan frekuensinys elombang tinggi c dan frekuensi rendah seperti gelombang radio sampai ke eners sebut spektrum elektromagnetik. Spectrum elektromagnetik disusun bberdasark anjang gelombang mencakup kisaran energi yang sangat rendah, panjan ang sangat tinggi, serta dengan panjang gelombang rendah dan f frekuensi tinge eperti radiasi X-ray dan Gamma Ray.
a.Gelombang Radio
Gelombang radio dikelompokkan menurut panjang gelombang al frekuensinya. Jika panjang gelombang tinggi, maka pasti frekuensinya rend atau sebaliknya. Frekuensi gelombang radio mulai dari 30 kHz ke atas da dikelompokkan berdasarkan lebar frekuensinya. Gelombang radio dihasilkan oleh muatan-muatan listrik yang dipercepat melalui kawat-kawat penghantar Muatan-muatan ini dibangkitkan oleh rangkaian elektronika yang disebul osilator. Gelombang radio ini dipancarkan dari antena dan diterima oleh antena pula dan tidak dapat mendengar radio secara langsung, tetapi penerima radio akan mengubah terlebih dahulu energi gelombang menjadi energi bunyi.
b.Gelombong Mikro
Gelombang Mikro Gelombang mikro (mikrowaves) adalah gelombang radio dengan frekuensi paling tinggi yaitu diatas 3 GHz. Jika gelombang mikro diserap oleh sebuah benda, maka akan muncul efek pemanasan pada benda itu. Jika makanan menyerap radiasi gelombang mikro, maka makanan menjadi panas dalama selang waktu yang sangat singkat. Proses inilah yang dimanfaatkan dalama microwave oven untuk memasak makanan dengan cepat dan ekonomis Gelombang mikro juga dimanfaatkan pada pesawat RADAR (Radio Detectinn and Ranging). RADAR berarti mencari dan menentukan jejak sebuah benda dengan menggunakan gelombang mikro. Pesawat radar memanfaatkan sifi pemantulan gelombang mikro.
c.Sinar inframerah
Sinar inframerah meliputi di daerah frekuensi 1011 HZ sampai 1014 HZ atau daerah panjang gelombang 10-4 cm sampai 10-1 cm.
d. Cahaya tampak
Cahaya tampak sebagai radiasi elektromagnetik yang paling dikenal oleh kita dapat didefinisikan sebagai bagian dari spektrum gelombang elektromagnetik yang dapat dideteksi oleh mata manusia. Panjang gelombang tampak nervariasi tergantung wamanya mulai dari panjang gelombang kira-kira 4 x 10 m untuk cahaya violet (ungu) sampai 7x 10 m untuk cahaya merah. Kegunaan cahaya salah satunya adlah penggunaan laser dalam serat oplik pada bidang telekomunikasi dan kedokteran
e. Sinar ultraviolet
Sinar ultraviolet memiliki frekuensi dalam daerah 1015 Hz sampai 1016 Hz atau dalam daerah panjang gelombang 10 m10 m. gelombang ini dihasilkan oleh atom dan molekul dalam nyala listrik. Matahari adalah sumber utama yang memancarkan sinar ultraviolet dipermukaan bumi lapisan ozon yang ada dalam lapisan atas atmosferlah yang berfungsi menyerap sinar ultraviolet dan meneruskan sinar ultraviolet yang tidak membahayakan kehidupan makluk hidup di bumi
f. Sinar X
Sinar X memiliki frekuensi antara 10 Hz sampai 10 Hz dengan panjang gelombang sangat pendek yaitu 10 cm sampai 10 cm. meskipun seperti itu tapi sinar X memiliki daya tembus kuat, dapat menembus buku tebal, kayu tebal beberapa sentimeter dan pelat aluminium setebal 1 cm.
g. Sinar Gamma Sinar gamma memiliki frekuensi antara 10 Hz sampai 10 Hz atau panjang gelombang antara 10 cm sampai 10 cm. Daya tembus paling besar, yang menyebabkan efek yang sirius jika diserap oleh jaringan tubuh.
5. Bandwidth
Pemakaian sebuah antena dalam sistem pemacar atau penerima selalu dibatasi oleh daerah frekuensi kerjanya. Pada range frekuensi kerja tersebut antena dituntut harus dapat bekerja dengan efektif agar dapat menerima atau memancarkan gelombang pada band frekuensi tertentu. Pengertian harus dapat bekerja dengan efektif adalah bahwa distribusi arus dan impedansi dari antena pada range frekuensi tersebut benar-benar belum banyak mengalami perubahan yang berarti. Sehingga pola radiasi yang sudah direncanakan serta VSWR yang dihasilkannya masih belum keluar dari batas yang diijinkan. Daerah frekuensi kerja dimana antena masih dapat bekerja dengan baik dinamakan bandwidth antena.
Komentar
Posting Komentar